Breaking News

Dugaan Skandal Cinta Segitiga ASN Dinkes dan PLT Kapus Margo Jadi Terbongkar di Hotel BBCDenkes

Www. Lintas Journal.com
Mesuji Lampung – Sebuah dugaan skandal asmara mengguncang lingkungan birokrasi Kabupaten Mesuji. Seorang ASN Dinas Kesehatan (Dinkes) berinisial ED dan seorang Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Puskesmas Margo Jadi berinisial T, diduga memiliki hubungan khusus yang mencurigakan setelah keduanya kepergok berada di Hotel BBC Bandar Jaya, Lampung Tengah, pada 22 Januari 2025.

Tim investigasi media yang berada di lokasi sejak pukul 12.40 hingga 17.38 WIB mendapati bahwa ED dan T keluar dari hotel secara terpisah. ED keluar melalui lobi samping bagian utara menuju parkiran mobil, sementara T keluar dari lobi utama sebelum akhirnya menyusul ED.

Ketika dihampiri awak media, ED berdalih bahwa dirinya baru saja menghadiri acara di RS Mitra Husada, yang berada di sekitar Bandar Jaya. Namun, ia juga mengklaim bahwa dirinya datang sendirian.

Alibi yang Tidak Sinkron?  Sementara itu, ketika awak media mencoba mengonfirmasi T, keterangannya justru semakin menimbulkan tanda tanya besar. T mengaku berangkat dari Metro menggunakan bus sejak pukul 07.30 WIB. Namun, saat ditanya mengenai kegiatan yang dilakukannya di hotel tersebut, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Tak hanya itu, saat situasi mulai memanas dengan banyaknya pertanyaan dari awak media, ED sempat meminta agar dirinya tidak direkam dalam video dengan alasan bisa menimbulkan kesalahpahaman. Sementara T hanya meminta maaf tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Reaksi yang Menguatkan Dugaan, setelah kejadian ini mencuat ke publik, media berupaya melakukan klarifikasi lebih lanjut dengan keduanya pada 30 Januari 2025. ED yang ditemui di ruang kerjanya di Dinas Kesehatan Mesuji, mengakui bahwa dirinya memang sedang dalam perjalanan dinas luar bersama beberapa pejabat lain, termasuk Kepala Dinas, Kabid, dan Kasi. Namun, ketika ditanya mengenai keberadaannya di hotel bersama T, ia justru mengarahkan awak media untuk menghubungi kuasa hukumnya.

Senada dengan ED, T juga memilih bungkam saat dimintai klarifikasi di ruang kerjanya di Puskesmas Margo Jadi. Ia hanya menyarankan agar pertanyaan lebih lanjut langsung ditujukan kepada kuasa hukumnya, Bang Apri.

Bantahan atau Upaya Menutupi? Ketika awak media akhirnya menemui kuasa hukum ED dan T untuk mendapatkan pernyataan resmi, sang pengacara menyatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan temuan media, selama pemberitaan dilakukan sesuai prosedur jurnalistik.

Namun, sikap bungkam ED dan T justru semakin menguatkan dugaan adanya hubungan spesial yang ingin mereka tutupi. Jika benar tidak ada hal yang disembunyikan, mengapa keduanya tidak memberikan penjelasan yang tegas dan gamblang mengenai keberadaan mereka di hotel tersebut?

Kasus ini telah menjadi perbincangan hangat di Kabupaten Mesuji, terutama di kalangan masyarakat yang mempertanyakan integritas pejabat publik. Sebagai ASN, ED dan T seharusnya memberikan contoh yang baik dan bersikap transparan, terlebih jika memang tidak ada hubungan spesial di antara mereka.

Publik kini menanti langkah tegas dari pihak berwenang. Akankah ada penyelidikan lebih lanjut mengenai dugaan skandal ini? Atau justru kasus ini akan ditutup rapat-rapat demi menjaga citra pejabat terkait?

(tim)

0 Comments

© Copyright 2024 - lintasjournal